Jelajah Kota Daeng 2

Lomba Orienteering Jelajah Kota Daeng II observasi lingkungan hidup di pantai layar putih observasi Seni Budaya di Fort Rotterdam Pembukaan Oleh pembantu Rektor III UNM

JELAJAH KOTA DAENG 2 merupakan sebuah bentuk kegiatan yang berorientasi pada aktivitas adventuring melalui orienteering kota Makassar.  Konsep kegiatan terstruktur tanpa   menerbelahkan konten lingkungan hidup dan introduksi kebudayaan di dalamnya. Konvergensi aktivitas-aktivitas yang demikian dapat dideskripsikan dalam item-item kegiatan sebagai berikut:

1.         Orienteering Kota Makassar

Orienteering kota yang bersifat kompetisi (lomba) dalam penjelajahan kota Makassar dengan rute yang telah ditentukan sebelumnya oleh Satuan Tugas Pelaksana. Tipe orienteering yang digunakan adalah point-to-point orienteering. Peserta diwajibkan untuk mendapatkan lokasi-lokasi pos dengan koordinat tertentu dengan berbekal peta dan protractor.Orienteering ini terbagi kedalam 2 (dua) etape dengan peraturan kompetisi yang telah dirumuskan sebelumya.

2.      Coaching Clinic

Coaching Clinic merupakan sebuah short course navigasi yang diberikan kepada peserta sebagai bekal sebelum mengikuti kompetisi orienteering, yang akan dibawakan oleh Julian Christoffel Manoppo (Presiden Federasi Orienteering Sulawesi Utara & Orienteering Teacher ). Dengan materi Coaching :

–             Orienteering Global

–             Clinic Pemetaan Orienteering

–             Eksibisi Orienteering Sprint

 3.      Observasi Lingkungan Hidup dan Kebudayaan (Studi Kritis kondisi Lingkungan Hidup dan Situs Kebudayaan di  kota Makassar)

Kegiatan ini merupakan pola analisis kritis bersifat kompetisi dimana Peserta digiring untuk melakukan kegiatan Observasi Lingkungan Hidup dan Kebudayaan. Observasi akan bertempat di tiga titik berbeda di kota Makassar. Melalui lokasi-lokasi tersebut, peserta diwajibkan mengumpulkan data-data autentik yang mampu mendeskripsikan tiap-tiap lokasi.

Setelah proses pengumpulan data selesai, peserta diwajibkan membuat laporan tertulis sesuai dengan format yang telah ditentukan oleh satgas pelaksana dengan memilih salah satu lokasi yang dianggap paling menarik untuk dikaji secara lebih detail. Konten laporan berisi penggambaran lokasi yang kemudian mengundang peserta untuk mampu berdialektika dengan akal membangun problem ekologis dan cultural  untuk kemudian merumuskan way outterkait problem yang dipaparkan.

4.      Pementasan Budaya Kolosal Sulawesi Selatan

Pementasan budaya yang bercerita  tentang Kolosal Sulawesi Selatan. Pementasan ini bertujuan   untuk memperkenalkan kepada generasi muda, khususnya peserta yang datang dari dalam dan luar Sulawesi Selatan bahwa budaya Sulawesi Selatan masih tetap ada dan terjaga sehingga dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk tetap bangga memiliki kebudayaan dan tetap melestarikan kebudayaan yang telah menjadi warisan leluhur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s